Apa itu AdSense: Pengertian, Sejarah, dan Istilah

AdSense adalah program Google dalam bidang jasa, yang merupakan kerjasama dalam periklanan melalui media internet. Program AdSense ini ditujukan kepada seluruh pemilik web atau blog yang ingin bergabung dan bekerjasama untuk menampilkan iklan yang telah ditetapkan bentuk dan materinya oleh Google.

Google Adsense - www.habir.id
Cara kerja AdSense adalah dengan memberikan akses kepada pemilik web atau blog untuk menampilkan unit iklan dari pihak luar yang menggunakan jasa Adsense untuk mempromosikan produk atau jasanya. AdSense bekerja dengan mencocokkan iklan teks dan iklan bergambar dengan situs Anda berdasarkan jenis konten (niche) dan pengunjung. Iklan tersebut dibuat dan dibayar oleh pengiklan yang ingin mempromosikan produk dan jasa mereka.

Pemilik web atau blog yang menampilkan unit iklan AdSense akan dibayar dengan sistem pay per click (ppc) atau bayaran per klik. Bayaran yang diperoleh ketika pengunjung melakukan klik pada iklan tidak sama, karena para pengiklan membayar jasa AdSense dengan harga berbeda. Pemasangan unit iklan hanya diperbolehkan kepada mereka pemilik web atau blog yang mendaftar program AdSense dan telah disetujui oleh pihak Google.

Google Adsense.
Industri Informasi dan Komunikasi
Kantor pusat Kantor pusat di Mountain View, California, Amerika Serikat
Tokoh kunci Larry Page (4 April 2011), CEO
Produk Periklanan Daring
Pemilik Google Inc.
Situs web www.google.com/adsense

Sejarah AdSense 

AdSense didirikan pada bulan Februari 2003 atau lebih tepatnya pada saat Google mengakuisisi Pyra Labs (Layanan Blogger). Sebulan kemudian pada tanggal 4 Maret 2003, Chairman Google dan CEO, Erick Schmidt, mengumumkan bahwa layanan pengiklanan untuk konten disebut dengan "AdSense". Untuk mendukung program AdSense ini, pada 23 April 2003 atau sebulan kemudian Google mengakuisisi Applied Semantics yang teknologinya mendukung layanan AdSense.

Sejak AdSense didirikan, unit AdSense for Content hanya mendukung bahasa Inggris dan beberapa bahasa negara-negara di Eropa, Timur Tengah dan Asia Timur, serta satu negara Asia Tenggara yaitu bahasa Thailand. Namun akhirnya pada tanggal 1 Februari 2012 atau sembilan tahun kemudian, Perusahaan Google secara resmi mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia kini telah didukung untuk dapat menampilkan unit iklan AdSense for Content, setelah sebelumnya bahasa Indonesia hanya didukung untuk unit AdSense for Search saja. Kini AdSense for Content telah mendukung 36 bahasa negara di dunia.

Istilah dalam AdSense 

Ad Units 

(Unit Iklan) Adalah iklan yang tayang pada konten atau iklan AdSense itu sendiri. Ad Unit terdiri dari beberapa jenis seperti, iklan gambar, iklan dalam feed, iklan dalam artikel, dan iklan link.

AdSense for Content 

(Iklan untuk Konten) Adalah iklan AdSense yang dipasang di dalam suatu halaman atau artikel. Iklan-iklan yang muncul adalah iklan-iklan yang berhubungan dengan isi halaman tersebut. Atau istilahnya lebih tepat penggunaan konsep kontekstual. Ad Units dan Link Units adalah iklan yang termasuk kedalam AdSense for Content ini.

Alternate Ads 

(Iklan Alternatif) Adalah pengganti Adsense for Content (Iklan untuk Halaman) karena pada AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain bisa karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi topik situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi artikel situs itu sebenarnya.

Channels 

(Saluran) Adalah semacam label yang dapat diberikan pada Ad Units, Link Units, AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Di halaman laporan Google AdSense, hasil laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels, sehingga penggunaan Channels akan sangat memudahkan publisher untuk menganalisis performa AdSense mereka. Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yang sama pada unit-unit iklan yang ada di satu situs. Jika ingin lebih detail, sah-sah saja untuk memberikan nama Channels yang berbeda pada setiap unit iklan di masing-masing situs. Yang perlu diingat, maksimal jumlah Channels yang diperbolehkan saat ini adalah 200 kanal.

Clicks 

(Klik) Adalah jumlah klik pada Ad Units (unit iklan) milik Publisher. Dalam halaman laporan AdSense, Publisher dapat melihat total klik yang ia dapatkan, maupun berdasarkan Ad Units atau Channelnya.

CPC (Cost Per Click) 

BPK (Bayaran Per Klik) adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas situs milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah 20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.

CTR (Clickthrough Rate) 

RKT (Rasio Klik-tayang) adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 100 kali dan diklik 50 kali memiliki nilai CTR 50% (50:100).

eCPM (Effective CPM) 

BEPJ (Bayaran Efektif Per Juta) atau BPJ (Bayaran Per Juta) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang ia dapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang menghasilkan 200 dolar Amerika Serikat (USD) dari 50.000 tayangan (impressions) akan memiliki nilai CPM atau BPJ sebesar USD 4 (USD 200 ÷ 50).

Link Units 

Link Units hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan format menu yang biasa kita temui di situs-situs web. Yang membedakan Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di Google (search engine).

Page Impressions 

(Tayang Halaman) Adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units (unit iklan) dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units yang ada di dalam halaman yang bersangkutan.

Publisher 

(Penayang) Adalah si pemilik situs web atau blog yang sudah terdaftar atau sudah disetujui oleh pihak pengelola aplikasi periklanan untuk memasang iklan AdSense di situs mereka. Publisher yang menayangkan iklan Google disebut Publisher Google Adsense. Setiap Publisher Google Adsense atau penayang iklan hanya diperbolehkan memiliki satu akun Google AdSense (satu orang satu akun), namun mereka diperbolehkan memasang iklan Google di semua situs mereka yang telah memenuhi persyaratan dari program Google AdSense. 

5 Responses to "Apa itu AdSense: Pengertian, Sejarah, dan Istilah"

  1. Jujur, walau udah maen rada lama, tapi istilah2 di adsense banyak yg gak tahu, saya selalu mikir, yah udah percaya aja sama googlenya, mereka gak akan curang dalam bayar ke kita.. hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener sih banyak kali istilah dalam google adsense. Perlu berlajar pelan-pelan untuk pahami semuanya, tapi kalau sekarang fiturnyanya jauh banyak berkembang, seperti ad balance dan experiment

      Delete
  2. Aih akhirnya nemu yang penjelasannya lengkap. Selama ini cuman baca istilah2nya saat mantai trafik tapi gak tau artinya wkwkwkw

    ReplyDelete
  3. Wow lengkap sekali ya, bagus jadi mengerti sekarang tentang adsense

    ReplyDelete
  4. Aku ngeblog dari 2017, sering denger adsense, banyak juga dibahas blogger2 lain di blog mereka. Aku sempat tertarik sih, tapi kurang paham soal beginian, haha. Aku coba cari tau malah pusing. Ah sudahlah. Yang penting aku bisa terus nulis aja udah.

    ReplyDelete

"Sebaik-baiknya netizen, ia yang memiliki adab berkomentar"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel